Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label PANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PANI. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2025

Saham CBDK Jatuh Belasan Persen saat PANI Terjungkal

IDXChannel - Saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) turun signifikan pada Senin (3/2/2025), mengikuti anjloknya saham sang induk, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), di tengah sejumlah kabar negatif.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.56 WIB, saham CBDK jatuh 17,76 persen ke Rp6.600 per saham. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp146,20 miliar.

Dengan ini, saham CBDK melemah tiga hari berturut-turut.

Kendati demikian, saham ini masih diperdagangkan lebih tinggi 62,56 persen di atas harga penawaran saham perdana (IPO), yang sebesar Rp4.060 per saham.

Sebagai pengingat, CBDK melantai di bursa pada 13 Januari 2025.

Sementara, saham PANI merosot 19,01 persen ke Rp9.375 per saham.

Tren pelemahan beberapa waktu terakhir terjadi di tengah memanasnya isu pagar laut di Tangerang, Banten, yang juga melibatkan anak usahanya, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS).

Pengamat pasar modal, Michael Yeoh, menjelaskan, kasus pagar laut diduga menjadi pemicu aksi jual pada saham PANI.

“Kasus pagar laut, saya tenggarai menjadi trigger dari aksi sell off PANI,” ujarnya kepada IDXChannel.com, Kamis (23/1/2025) lalu.

Selain itu, tekanan terhadap PANI juga dipicu oleh laporan sejumlah pihak mengenai dugaan korupsi dalam PSN di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Laporan Abraham Samad

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menganalisa laporan mantan Ketua Lembaga Antirasuah Abraham Samad. Diketahui, laporan tersebut terkait dugaan korupsi PSN di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

"Selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan analisa ada tidaknya unsur-unsur dugaan tindak pidana korupsi dan apakah itu menjadi kewenangan KPK," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2025).

KPK, ujar Tessa, mengapresiasi adanya laporan dari masyarakat sipil. Menurutnya, adanya laporan tersebut merupakan kepercayaan publik kepada KPK.

"KPK terbuka terhadap setiap laporan ataupun informasi yang disampaikan oleh masyarakat," ujarnya. 

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Abraham Samad mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menemui pimpinan Lembaga Antirasuah. Dalam kesempatan tersebut, dia membawa laporan perihal dugaan korupsi di Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2.

"Kebetulan kita membawa laporannya juga yang sudah dibuat oleh teman-teman koalisi yaitu dugaan korupsi ya yang terjadi di proyek, proyeknya ya, saya katakan di proyek strategis nasional PIK 2," kata Samad di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (31/1/2025). 

Samad berharap, dengan adanya laporan ini KPK akan mendalami dugaan korupsi terkait penetapan PIK sebagai PSN.

"Kita melihat di dalamnya bahwa kuat dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi di dalam penetapannya sebagai proyek strategis nasional," ujarnya. 

Samad menduga, dalam penetapan PIK 2 sebagai PSN terdapat praktik kongkalikong, suap, hingga gratifikasi. Namun hal itu, dia mendesak KPK untuk memanggil Bos Agung Sedayu Group, Aguan terkait hal tersebut.

"Nama ini seolah-olah diciptakan mitos bahwa dia tidak tersentuh oleh hukum, oleh karena itu kita ingin mendorong KPK supaya orang ini segera diperiksa. Tidak boleh ada seseorang secara individu mengatur negara ini," ujarnya.

Beberapa aktivis yang hadir menemani Samad ialah, mantan pimpinan M Jasin, aktivis Said Didu, Ketua Riset dan Advokasi Publik LBHAP PP Muhammadiyah Gufroni, Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Julius Ibrani, dan Ketua Indonesia Memanggil (IM57+) Institute Lakso Anindito.

Polri Periksa Kasus Pagar Laut

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri bakal memeriksa sejumlah pejabat di Desa Kohod Kabupaten Tangerang, pejabat Kementerian ATR BPN, hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kasus pagar laut.

“Tentunya kita akan memanggil yang berkaitan dengan terbitnya SHGB tentu saja itu kaitannya dengan Lurah, Kementerian, atau BPN,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Sabtu (1/2/2025).

Dia mengatakan hal itu dilakukan untuk mencari dan menemukan dokumen petunjuk pemberian hak di atas tanah perairan dan peta overlay bidang tanah hasil unduh aplikasi KKP.

Di samping itu, ia mengaku akan terus berkoordinasi dengan KKP hingga Kejaksaan RI. “Kita juga terus akan berkoordinasi dengan Kementerian KKP terkait hal yang didapatkan. Kita juga akan koordinasi dengan Kejaksaan,” ujar dia.

Dalam kasus ini, pihaknya menduga bahwa pengajuan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan sertifikat hak milik (SHM) menggunakan girik serta dokumen bukti kepemilikan lainnya yang diduga palsu.

Dia menjelaskan pihaknya juga menemukan adanya dugaan tindak pidana berupa penyalahgunaan wewenang hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut.

Ia mengatakan, sejumlah dugaan tindak pidana itu diduga melanggar Pasal 263, 264, 265 atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010.

“Tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang terkait penerbitan 263 sertifikat hak guna bangunan dan 17 sertifikat hak milik yang terjadi di Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten,” katanya.

Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif dan mengumpulkan barang bukti terkait perkara tersebut. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, TIM RISET IDX CHANNEL 03/02/2025 11:04 WIB

Jumat, 24 Januari 2025

Saham PANI Rebound 10 Persen usai ARB 20 Persen

IDXChannel - Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), perusahaan properti yang dimiliki taipan Aguan dan Grup Salim, rebound pada Jumat (24/1/2025) pagi, setelah mengalami penurunan tajam pada Jumat (24/1/2025).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.48 WIB, saham PANI melejit 10,38 persen ke Rp12.225 per saham. Nilai transaksi saham mencapai Rp453,47 miliar.

Saham PANI memantul cepat usai sempat turun ke Rp9.850 per saham pada menit-menit awal perdagangan pagi ini.

Sebelumnya, pada Kamis (23/1), saham PANI ditutup jatuh 20 persen ke batas auto rejection bawah (ARB), tepatnya 19,89 persen.

Pelemahan beberapa hari terakhir terjadi di tengah memanasnya isu pagar laut di Tangerang, Banten, yang juga melibatkan anak usahanya, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS).

Nilai transaksi jumbo, mencapai Rp753,49 miliar, pada Kamis. Sementara, volume perdagangan juga tinggi, yakni sebesar 61,83 juta saham, jauh di atas rata-rata 20 hari (18,36 juta saham).

Pengamat pasar modal, Michael Yeoh, menjelaskan, kasus pagar laut diduga menjadi pemicu aksi jual pada saham PANI.

“Kasus pagar laut, saya tenggarai menjadi trigger dari aksi sell off PANI,” ujarnya kepada IDXChannel.com, Kamis (23/1/2025).

Michael menyebut, "Tren patah dari atas, bisa ke [garis] MA-200, di Rp10.000. Semua pembelian di atas akan susah dijemput dalam waktu singkat."

Ia menambahkan, ada potensi saham PANI bergerak sideways di angka 10.000.

"Rekomendasi untuk buy [beli] di area 11.000-10.000, dengan catatan membatasi risiko di bawah 9.900," kata Michael.

Pada Rabu (22/1), saham PANI ditutup turun 1,95 persen ke Rp13.825 per saham usai mengalami sesi perdagangan yang sangat fluktuatif.

Saham PANI sempat jatuh 10 persen pada 5 menit pertama perdagangan Rabu, sebelum rebound meyakinkan, sebesar 7 persen, selang 5 menit kemudian. Saham PANI sempat menyentuh teritorial positif di kisaran 10.30 WIB, sebelum akhirnya kembali melemah hingga penutupan.

Sebelumnya, pada Selasa (21/1), saham PANI ditutup terjun 9 persen.

Klarifikasi Manajemen

Manajemen PANI sebelumnya angkat bicara terkait isu pagar laut Tangerang yang terkait anak usaha perseroan, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS).

Corporate Secretary PANI Christy Grasella menjelaskan, PT Cahaya Inti Sentosa merupakan anak usaha PANI yang diakuisisi pada akhir 2023.

“Benar, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS) adalah anak usaha PANI yang diakuisisi pada akhir 2023. Untuk tanah yang dipegang CIS sudah bersertifikat dalam bentuk SHGB [Sertifikat Hak Guna Bangunan], yang dikeluarkan oleh BPN/ATR,” ujar Christy kepada IDXChannel.com, Senin (20/1/2025).

Christy menambahkan, “Dan kondisi lapangan bisa dilihat langsung bahwa lokasi tanah CIS sepenuhnya daratan.”

Menurut laporan keuangan PANI periode Kuartal III-2024, tercatat PANI memiliki 99,33 persen saham di CIS.

Sementara, Christy mengatakan, PT Intan Agung Makmur, yang juga memiliki sertifikat di area pagar laut Tangerang, bukan anak usaha Pantai Indah Kapuk Dua.  “Bukan [anak usaha PANI],” kata Christy.

Langkah Kementerian ATR/BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan hasil investigasi kepemilikan HGB (Hak Guna Bangunan) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di lokasi pagar laut Tangerang, Banten, menyalahi prosedur.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran ditemukan sejumlah sertifikat yang berada di luar garis pantai. Sehingga seharusnya tidak ada kepemilikan HGB atau SHM di atas kawasan tersebut.

"Secara faktual pada kondisi saat ini terdapat sertifikat yang berada di bawah laut. Setelah kami teliti dan cocokkan dengan data spasial, peta garis pantai, serta dokumen lainnya, ditemukan bahwa beberapa sertifikat berada di luar garis pantai," kata Nusron di Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (22/1/2025).

Sebelumnya Menteri Nusron telah mengungkapkan terdapat 280 sertifikat ditemukan di kawasan pagar laut yang berada di Desa Kohod. sertifikat tersebut terdiri dari 263 sertifikat Hak Guna Bangunan dan 17 sertifikat Hak Milik.

Kepemilikan HGB itu terdiri dari 234 bidang sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama PT Intan Agung Makmur, 20 bidang SHGB atas nama PT Cahaya Inti Sentosa, 9 bidang atas nama perseorangan. 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021, pencabutan sertifikat hak atas tanah dapat dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN tanpa perintah pengadilan jika terjadi cacat administrasi dan belum mencapai usia lima tahun sejak diterbitkan. 

"Karena sebagian besar sertifikat ini terbit pada tahun 2022–2023, maka syarat cukup untuk pembatalan terpenuhi," kata dia. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, TIM RISET IDX CHANNEL 24/01/2025 09:54 WIB

Rabu, 22 Januari 2025

Saham PANI Rebound Dramatis, Sejenak Jauhi Area Kritis

IDXChannel – Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti milik Aguan dan Grup Salim, rebound pada Rabu (22/1/2025), mengawali perdagangan dengan ayunan liar.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.25 WIB, saham PANI naik 1,60 persen ke Rp14.325 per saham.

Saham PANI sempat jatuh 10 persen pada 5 menit pertama perdagangan pagi ini, sebelum rebound meyakinkan, sebesar 7 persen, selang 5 menit kemudian hingga akhirnya kembali ke teritorial positif hingga artikel ini ditulis.

Dalam khazanah analisis teknikal, PANI membentuk pola hammer dalam grafik candlestick harian.

Sebagai informasi, pola hammer adalah salah satu pola candlestick yang sering digunakan untuk mengidentifikasi potensi pembalikan arah tren, terutama dari tren turun (bearish) menjadi tren naik (bullish).

Meskipun pola hammer sendiri adalah sinyal bullish, konfirmasi diperlukan untuk meningkatkan akurasi. Konfirmasi biasanya berupa candlestick berikutnya yang ditutup lebih tinggi dari harga penutupan hammer.

Pada Selasa (21/1), saham PANI ditutup terjun 9 persen di tengah ramainya isu pagar laut Tangerang yang menyeret anak usahanya, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS).

Kinerja saham PANI merosot 9,02 persen dalam sepekan terakhir dan turun 11,94 persen dalam sebulan. Namun, dalam satu tahun terakhir, saham PANI masih mencatat lonjakan impresif sebesar 207,28 persen.

Sebelumnya, merespons penurunan tajam saham PANI pada Selasa, pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan, aksi outflow yang terjadi pada saham tersebut tergolong cukup besar.

“Hal ini mengindikasikan adanya aksi profit taking menyusul berita tersebut,” katanya, merujuk ke pemberitaan soal pagar laut, saat dihubungi IDXChannel.com, Selasa (21/1).

Untuk saat ini, kata Michael, PANI memiliki area sideways di 13.900 sebagai level terendah.

“Jika area ini tembus, maka PANI akan memasuki masa koreksi dan patah tren,” ujar Michael.

Manajemen Buka Suara

Manajemen PANI sebelumnya angkat bicara terkait isu pagar laut Tangerang yang terkait anak usaha perseroan, CIS.

Corporate Secretary PANI Christy Grasella menjelaskan, PT Cahaya Inti Sentosa merupakan anak usaha PANI yang diakuisisi pada akhir 2023.

“Benar, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS) adalah anak usaha PANI yang diakuisisi pada akhir 2023. Untuk tanah yang dipegang CIS sudah bersertifikat dalam bentuk SHGB [Sertifikat Hak Guna Bangunan], yang dikeluarkan oleh BPN/ATR,” ujar Christy kepada IDXChannel.com, Senin (20/1/2025).

Christy menambahkan, “Dan kondisi lapangan bisa dilihat langsung bahwa lokasi tanah CIS sepenuhnya daratan.”

Menurut laporan keuangan PANI periode Kuartal III-2024, tercatat PANI memiliki 99,33 persen saham di CIS.

Sementara, Christy mengatakan, PT Intan Agung Makmur, yang juga memiliki sertifikat di area pagar laut Tangerang, bukan anak usaha Pantai Indah Kapuk Dua.  “Bukan [anak usaha PANI],” kata Christy.

Menteri Bergerak

Diwartakan sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN) Nusron Wahid bakal mencabut SHGB atau Sertifikat Hak Milik (SHM) di lokasi pagar laut Tangerang, Banten. 

Nusron telah melakukan penelusuran awal bahwa di lokasi tersebut telah terbit sertifikat sebanyak 263 bidang, yang terdiri dari 234 SHGB atas nama PT Intan Agung Makmur, 20 bidang SHGB atas nama PT Cahaya Inti Sentosa, 9 bidang atas nama perseorangan. 

Selain itu, ditemukan juga 17 bidang SHM di kawasan tersebut.

Nusron menyampaikan, jika dari hasil koordinasi pengecekan tersebut sertifikat yang telah terbit terbukti berada di luar garis pantai, akan dilakukan evaluasi dan peninjauan ulang. 

"Jika ditemukan cacat material, cacat prosedural, atau cacat hukum, sesuai dengan PP (Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021), maka sertifikat tersebut dapat dibatalkan tanpa harus melalui proses pengadilan, selama usianya belum mencapai lima tahun," kata Nusron di Jakarta, Senin (20/1/2025).

Nusron menegaskan, saat ini Kementerian ATR/BPN tengah melakukan investigasi terkait adanya polemik pagar laut tersebut. 

"Kementerian ATR/BPN telah mengutus Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Pak Virgo, untuk berkoordinasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait garis pantai kawasan Desa Kohod," kata Nusron. 

Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memastikan apakah bidang-bidang tanah tersebut berada di dalam atau di luar garis pantai. Data dokumen pengajuan sertifikat yang diterbitkan sejak 1982 akan dibandingkan dengan data garis pantai terbaru hingga 2024.

Investigasi ini yang nantinya menjadi dasar pengambilan kebijakan Kementerian ATR/BPN untuk mencabut SHM atau SHGB di atas pagar laut Banten. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, TIM RISET IDX CHANNEL 22/01/2025 10:37 WIB

Senin, 20 Januari 2025

Saham yang Terkena Suspensi dan UMA Hari Ini (20/1): Ada RATU, PACK hingga CBDK

Reporter: Rashif Usman, Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan sejumlah saham. Ada empat saham yang terkena suspensi pada perdagangan hari ini, Senin (20/1).

Suspensi ini berdasarkan pengumuman yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. pada Jumat (17/1). 

Pertama, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, BEI melakukan penghentian sementara perdagangan saham RATU di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 20 Januari 2025 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.

Asal tahu saja, harga saham RATU melonjak dengan level Auto Rejection Atas (ARA) dalam tujuh perdagangan. Menutup pekan lalu, harga RATU melejit 24,71% ke posisi Rp 5.400 per saham pada perdagangan Jumat (17/1).

Adapun, anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ini resmi mencatatkan saham (listing) di BEI pada 8 Januari 2025. Harga RATU saat ini mencerminkan lonjakan setinggi 369,56% dibandingkan harga penawaran saat Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 1.150 per saham.

Kedua, saham yang terkena suspensi adalah PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK). Emiten yang sebelumnya bernama PT Solusi Kemasan Digital Tbk ini juga mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan. 

BEI pun melakukan penghentian sementara perdagangan saham PACK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I (PACK-W) di seluruh pasar mulai sesi I tanggal 20 Januari 2025 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.

Ketiga, saham yang terkena suspensi adalah PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP). Alasan suspensi juga untuk cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, setelah terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham FIMP.

Keempat, saham yang terkena suspensi adalah PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC). Namun, berbeda dari ketiga saham sebelumnya, BRRC terkena suspensi karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan.

BEI pun melakukan penghentian sementara perdagangan saham BRRC dan Waran Seri I (BRRC-W) pada 20 Januari 2025. "Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," tegas pengumuman Bursa.

Pantauan UMA

Selain suspensi, BEI juga mengumumkan sedang memantau dua saham karena telah terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan alias Unusual Market Activity (UMA). Kedua saham tersebut adalah PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) dan PT Super Energy Tbk (SURE).

Sebagai informasi, saham CBDK mengalami kenaikan harga dalam lima perdagangan beruntun setelah listing di BEI pada Senin (13/1) pekan lalu. Pada perdagangan Jumat (17/1), harga saham anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ini melonjak 19,77% ke posisi Rp 10.450 per saham.

Jika dibandingkan dengan harga penawaran saat IPO sebesar Rp 4.060 per saham, maka harga CBDK sudah melonjak 157,38%. Di awal perdagangan Senin (20/1), harga CBDK masih lanjut menguat 4,78% ke level Rp 10,950 per saham.

Sedangkan harga SURE melonjak 24,80% pada perdagangan Kamis (16/1) dan melejit 17,92% ke posisi harga Rp 3.620 pada perdagangan Jumat (17/1). Namun di awal perdagangan Senin (20/1), harga SURE longsor sedalam 14,36% ke posisi Rp 3.100 per saham.





Berita ini dikutip dari : Kontan Investasi
Senin, 20 Januari 2025 / 09:25 WIB

Kamis, 02 Januari 2025

Besok IPO CBDK, Saham PANI Diserbu

JAKARTA, investor.id - Saham emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 melonjak 9,38% ke Rp 17.500 per akhir sesi I perdagangan 2 Januari 2025.

Saham emiten properti ini diserbu di sesi I dengan 11,37 saham diperdagangkan, frekuensi 10.274 kali, dan nilai transaksi Rp 191,24 miliar.

Saham PIK2 (PANI) laris jelang anak usahanya, yakni PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menggelar initial public offering (IPO).

Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan pada 2 Januari 2025, masa penawaran umum saham Bangun Kosambi Sukses mulai besok 3 Januari sampai dengan 9 Januari 2025.

Dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 13 Januari 2025. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Trimegah Sekuritas.

Dana IPO

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya digunakan oleh Bangun Kosambi Sukses (CBDK) untuk melakukan penyertaan kepada afiliasi perseroan, yaitu PT Industri Pameran Nusantara (PT IPN), dalam bentuk ekuitas, sebanyak 15.277.278 (99,93%) saham.

Dana yang diperoleh IPN akan digunakan IPN sebagai tambahan dana untuk membiayai proyek pembangunan gedung untuk tujuan meetings, incentives, conferences, exhibitions (MICE).

Kegiatan usaha Bangun Kosambi Sukses (CBDK) saat ini fokus kepada pengembangan real estate di kawasan Tangerang bersama dengan dan melalui entitas anak.

Berdasarkan catatan Samuel Sekuritas Indonesia (SSI), CBDK merupakan kontributor terbesar pendapatan induknya, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2. CBDK menyumbangkan 90% pendapatan dan 50,7% aset PANI tahun 2023.

Perseroan mengelola sejumlah proyek pengembangan di PIK, Jakarta Utara, residensial (Permata Hijau, Manhattan, dan Millenial Houses), serta area komersial, seperti Bizpark PIK 2, Soho Manhattan, The Bund, Millenial Shop Office, Soho Wallstreet, Asia Afrika Shop Office, Petak 9 Shop Office, Little Siam Shophouse, dan Menara Syariah.

CBDK memproyeksikan pendapatan 2024 sebesar Rp 2 triliun, tumbuh 2%, dengan net profit margin (NPM) 47%, sehingga laba bersihnya Rp 936 miliar, naik 62%. 

Perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk menggarap proyeksi gedung MICE di atas lahan seluas 40 hektare (ha) milik anak usaha, PT Industri Pameran Nusantara (IPN). Luasnya akan dua kali lipat dari ICE BSD, Tangerang, Banten, yang mencapai 22 ha. Saat ini, ICE BSD masih menyandang gedung MICE terbesar di Indonesia. 

Saham IPO CBDK ditawarkan Rp 3.000-4.600 (saat penawaran awal), setara diskon NAV berkisar 72-79% dari total Rp 14.408 per saham. Padahal, rata-rata diskon NAV sektor properti hanya 50%. 

“Merujuk angka itu, saham IPO CBDK memiliki potensi kenaikan 157% ke level Rp 7.700. Subscribe IPO CBDK,” tulis SSI, dikutip Jumat (20/12/2024). 



Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Jan 2025 | 13:05 WIB

Jumat, 20 Desember 2024

Saham PANI Tertekan Satu Pekan Terakhir, Imbas Desakan PSN PIK 2 Dicabut?

IDXChannel - Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) tertekan dalam satu minggu terakhir. Sempat mendekati level Rp20.000, kini harga saham emiten properti Agung Sedayu itu kembali ke level Rp15.000.

Berdasarkan catatan IDX Channel, harga saham PANI turun lebih dari 14 persen dalam sepekan terakhir. Di samping pelemahan IHSG, tekanan pada saham PANI diduga terkait meluasnya desakan agar status Proyek Strategis Nasional (PSN) atas PIK 2 dicabut.

Corporate Secretary PANI, Christy Grassela menyebut, perseroan tak mengetahui alasan di balik penurunan harga saham PANI di Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini.

"Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal," katanya dalam surat kepada BEI dikutip Jumat (20/12/2024).

Desakan kepada pemerintah untuk mencabut status PSN atas PIK 2 semakin meluas. Proyek tersebut dianggap merugikan masyarakat luas.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan mendesak pemerintah untuk mencabut status PSN PIK 2. Hal itu dituangkan dalam hasil rapat Musyawarah Kerja Nasional (

"MUI meminta kepada pemerintah untuk mencabut status program strategis nasional PSN Pantai Indah Kapuk II atau PIK II," kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Rofiqul Umam Ahmad, Kamis (19/12/2024).

Menurut MUI, proyek PIK 2 banyak mendatangkan kemudaratan bagi warga. Selain itu, proyek tersebut diduga melanggar aturan yang berlaku di Indonesia.

Kerugian tersebut mulai dari dugaan ketidakadilan soal akuisisi lahan masyarakat untuk proyek PIK 2 hingga maraknya truk-truk tanah di sekitar Jakarta yang banyak merugikan warga setempat.

Tak hanya itu, proyek bernilai puluhan triliun rupiah itu juga digugat di Pengadilan Jakarta Pusat. Gugatan tersebut dilayangkan oleh 20 warga atas pembangunan Tropical Coastland yang dinilai menyalahi rencana awal. Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi, Chairman & Founder Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, dan CEO Salim Group, Anthony Salim turut digugat.

Jokowi memberikan status PSN atas proyek PIK 2 pada Maret 2024. Pemberian status PSN tersebut karena proyek tersebut dianggap bakal menyerap ribuan, bahkan puluhan ribu tenaga kerja. Di samping itu, proyek tersebut dibiayai murni oleh swasta dan mendukung perekonomian nasional, khususnya di sektor properti dan pariwisata.

(Rahmat Fiansyah)



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Rahmat Fiansyah 20/12/2024 10:00 WIB

Selasa, 17 Desember 2024

IPO Murah, Beda NAV & Market Cap Jauh Banget

JAKARTA, investor.id - Anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) bersiap melaksanakan IPO dengan menawarkan hingga 566,89 juta (10%) saham baru di kisaran harga Rp 3.000-4.060 per saham.

Stockbit Sekuritas menyebutkan hal itu mengimplikasikan bahwa IPO tersebut menargetkan perolehan dana sekitar Rp 1,7-2,3 triliun, dengan valuasi sekitar Rp 17-23 triliun.

CBDK bergerak di bidang real estate kawasan PIK 2 yang merupakan hasil kolaborasi Agung Sedayu dan Salim Group. CBDK menjadi anak usaha PANI setelah diakuisisi menggunakan dana rights issue pada Agustus 2022.

“Berdasarkan prospektus CBDK, perseroan bersama anak–anak usaha dan entitas asosiasinya memiliki total lahan konsolidasi seluas 735,2 ha, di mana 50% di antaranya merupakan lahan yang belum dikembangkan,” ungkap Stockbit dalam ulasannya akhir pekan lalu.

Setelah IPO, pemegang saham CBDK terdiri atas PANI (45,9%), Agung Sedayu Group (22,05%), PT Tunas Mekar Jaya/Salim Group (22,05%), dan masyarakat (10%).

Diskon

Stockbit Sekuritas menilai valuasi market cap CBDK saat IPO masih lebih rendah dari valuasi net asset value (NAV)–nya yang mencapai Rp 113 triliun, dengan discount to NAV sekitar 80-85%.

“Menurut kami, NAV ini masih wajar karena CBDK memiliki landbank premium, termasuk CBD PIK 2. Hal ini juga membuat CBDK menjadi lebih murah secara discount to NAV dibandingkan PANI yang market cap-nya telah lebih premium dari NAV yang kami estimasikan,” jelas Stockbit.

Seluruh perolehan dana dari IPO akan digunakan oleh CBDK untuk penyertaan modal dalam bentuk ekuitas kepada afiliasi perseroan, yakni PT Industri Pameran Nusantara, guna membiayai proyek pembangunan gedung kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions).

“Setelah meng–update asumsi NAV kami berdasarkan landbank konsolidasi milik CBDK, NAV sebesar Rp 113 triliun merepresentasikan discount to NAV kepada market cap yang sangat signifikan, sekitar 80–85%, dan lebih besar dari rata–rata industri properti. Hal ini membuat valuasi IPO CBDK cukup menarik.” papar Stockbit.

CBDK menyelenggarakan bookbuilding pada 13–20 Desember 2024, dengan perkiraan penawaran umum pada 3-9 Januari 2025 dan perkiraan tanggal listing pada 13 Januari 2025.




Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Des 2024 | 10:10 WIB

Jumat, 13 Desember 2024

Anak Usaha PANI Bangun Kosambi Sukses (CBDK) IPO, Bidik Dana Rp2,3 Triliun

IDXChannel - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Januari 2025. Perseroan merupakan anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 566,89 juta saham atau 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor. 

Harga yang ditawarkan berkisar Rp3.000-Rp4.060, sehingga perseroan berpeluang meraup dana Rp2,30 triliun.

Seluruh dana hasil IPO untuk melakukan penyertaan kepada afiliasi perseroan, yaitu PT Industri Pameran Nusantara (IPN) dalam bentuk ekuitas.

Dalam hal perseroan menerima dana penawaran umum menggunakan harga minimum, maka penyertaan dalam bentuk ekuitas sebanyak 11.271.224 saham baru berupa saham seri B yang akan dikeluarkan oleh IPN atau setara dengan 99,9114 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh di dalam IPN, setelah peningkatan modal disetor IPN tersebut. 

“Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan digunakan oleh IPN sebagai tambahan dana untuk membiayai proyek pembangunan gedung untuk tujuan meetings, incentives, conferences, dan exhibitions (Proyek MICE),” demikian dikutip dari prospektus, Jumat (13/12/2024).

Namun apabila perseroan menerima dana penawaran umum menggunakan harga maksimum, maka penyertaan dalam bentuk ekuitas sebanyak 15.277.278 saham baru berupa saham seri B yang akan dikeluarkan oleh IPN atau setara dengan 99,9346 persen dari total modal yang dikeluarkan dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh di dalam IPN setelah peningkatan modal disetor IPN tersebut. 

“Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan digunakan oleh IPN sebagai tambahan dana untuk membiayai Proyek MICE,” menurut prospektus.

Sedangkan, jika masih terdapat selisih dana penawaran umum setelah proyek MICE selesai, maka sisa dana tersebut akan digunakan untuk biaya promosi, biaya karyawan, dan operasional lainnya yang menunjang keberlangsungan usaha MICE.

Perseroan dijadwalkan melantai di BEI pada 13 Januari 2025 dengan kode CBDK. Sebelum itu, penawaran umum atau offering akan dilaksanakan pada 3-9 Januari 2025.

Kemudian, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 9 dan 10 Januari 2025. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin emisi efek.

(Fiki Ariyanti)



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Cahya Puteri Abdi Rabbi 13/12/2024 11:10 WIB

Jumat, 15 November 2024

Saham PANI Jatuh 3 Hari Beruntun, Target Penurunan ke Level Berapa?

IDXChannel – Saham emiten properti PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) turun tajam pada perdagangan Jumat (15/11/2024), melanjutkan penurunan sejak tengah pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 10.56 WIB, saham PANI melemah 5,76 persen ke Rp13.900 per saham.

Sebelumnya, pada sekitar pukul 10.05 WIB, saham PANI bahkan sempat jatuh ke level Rp13.075 per saham.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp309,4 miliar dan volume perdagangan 22,11 juta saham

Dengan ini, saham emiten yang dimiliki konglomerat Aguan dan Grup Salim tersebut sudah melemah 3 hari berturut-turut.

Dalam sepekan, saham PANI merosot 15,92 persen dan dalam sebulan minus 1,05 persen.

Namun, sejak awal tahun (YtD), saham ini melonjak 188 persen.

Menurut pengamat pasar modal Michael Yeoh, saat dihubungi IDXChannel.com, Jumat (15/11), saham PANI telah menunjukkan tanda-tanda pembalikan tren jangka pendek.

Michael menjelaskan, menggunakan teori Elliot Wave, “PANI sudah patah trend kecil di atas, mengindikasikan pucuk dari wave (gelombang) 5.”

Saat ini, kata Michael, PANI memasuki fase korektif dengan pola wave A-B-C, di mana proyeksi level wave C berada di sekitar Fibonacci 61,8 persen, yakni di kisaran Rp10.000.

Sementara, masih mengikuti penjelasan Michael, support kuat tedekat untuk PANI berada di level Rp12.100, di titik konsolidasi sebelum lonjakan harga berupa breakout sebelumnya.

Jika fase korektif ini berhasil diselesaikan, menurut Yeoh, saham dengan katalis solid biasanya memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren penguatannya.

“Setelah pergerakan A-B-C, biasanya saham yang masih memiliki katalis kuat akan melanjutkan kenaikan kembali,” kata Michael.

Informasi saja, dalam khazanah analisis teknikal, Teori Elliott Wave membantu memprediksi pergerakan harga dengan pola gelombang berurutan yang terbagi dalam dua fase.

Kedua fase tersebut, yakni fase impulsif (gelombang 1-2-3-4-5) yang searah tren utama, dan fase korektif (gelombang A-B-C) yang melawan tren.

Pola ini kerap digunakan untuk memetakan titik balik harga, terutama saat dikombinasikan dengan Fibonacci retracement.

Sebelumnya, PANI mencatatkan laba bersih sebesar Rp487 miliar hingga kuartal III-2024. Angka itu melesat 92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp254 miliar.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/10/2024), peningkatan laba bersih tersebut berasal dari kenaikan pendapatan PANI sebesar 21 persen dari Rp1,73 triliun menjadi Rp2,09 triliun.

Tim Riset Stockbit Sekuritas menyatakan, kinerja positif PANI pada periode ini didorong pertumbuhan pendapatan, ekspansi margin laba kotor, dan beban operasional yang tetap efisien.

Sementara itu, pendapatan pada kuartal III tahun ini dari recognition proyek properti tumbuh 92 persen, dengan margin laba kotor naik ke level 59,4 persen.

“Hal ini membuat laba usaha pada kuartal III tahun 2024 tumbuh kuat menjadi Rp360 miliar, sehingga laba usaha selama sembilan bulan mencapai Rp934 miliar,” katanya.

Sejalan dengan pertumbuhan kinerja, PANI juga mengantongi pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp4,7 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2024. Angka itu setara 78 persen dari target yang dipatok perseroan sebesar Rp6 triliun. Adapun, raihan ini tumbuh sebesar 168 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“Menyusul hasil positif tersebut, manajemen PANI merevisi naik target marketing sales 2024 sebesar 9 persen dari Rp5,5 triliun menjadi Rp6 triliun,” katanya.

Secara rinci, segmen kavling komersial mencatatkan marketing sales sebesar Rp2 triliun, naik sebesar 199 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Kemudian, segmen residensial mencatatkan marketing sales sebesar Rp1,7 triliun, atau melesat 479 persen. 

Terakhir, segmen produk komersial mencatatkan marketing sales sebesar Rp1 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan 28 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.




Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, TIM RISET IDX CHANNEL 15/11/2024 11:19 WIB