Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label RAAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RAAM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2024

Longsor 452 Persen, Juni 2024 RAAM Boncos Rp98,37 Miliar

 

EmitenNews.com - Tripar Multivision Plus (RAAM) per 30 Juni 2024 boncos  Rp98,37 miliar. Longsor 452 persen dari periode sama tahun lalu dengan tabulasi laba senilai Rp27,92 miliar. Oleh sebab itu, rugi per saham menjadi Rp15,88, drop dari sebelumnya surplus Rp5,04.

Penjualan terakumulasi Rp121,66 miliar, melorot 21 persen dari edisi sama tahun lalu Rp154,88 miliar. Beban pokok penjualan Rp64,31 miliar, turun tipis dari posisi sama tahun lalu Rp64,91 miliar. Laba kotor tercatat Rp57,34 miliar, anjlok 36 persen dari posisi sama tahun lalu terkumpul Rp89,96 miliar. 

Beban umum dan administrasi Rp48,88 miliar, bengkak dari Rp43,56 miliar. Total beban operasi Rp48,88 miliar, naik dari Rp43,56 miliar. Penghasilan keuangan Rp2,11 miliar, melangit 276 persen dari edisi sama tahun lalu senilai Rp561,05 juta. Biaya keuangan Rp6,18 miliar, menipis 33 persen dari Rp9,23 miliar. 

Beban lainnya Rp130,20 miliar, bengkak 49.976 persen dari edisi sama tahun lalu Rp263,05 juta. Rugi laba sebelum pajak penghasilan Rp125,80 miliar, drop 435 persen dari surplus Rp37,46 miliar. Manfaat pajak penghasilan Rp27,43 miliar, melambung 387 persen dari posisi sama tahun lalu minus Rp9,53 miliar. 

Rugi bersih tahun berjalan Rp98,37 miliar, melepuh 452 persen dari posisi sama tahun lalu surplus Rp27,92 miliar. Total ekuitas Rp1,1 triliun, merosot dari akhir 2023 senilai Rp1,22 triliun. Jumlah liabilitas Rp285,26 miliar, bengkak 41 persen dari Rp202,24 miliar. Total aset Rp1,38 triliun, berkurang dari akhir tahun lalu Rp1,42 triliun. (*)



Berita ini dikutip dari : Emiten News

17/09/2024, 06:15 WIB

Jumat, 13 September 2024

Saham MSIN dan RAAM Menghijau usai MNC Digital Tuntaskan Investasi Strategis

 

IDXChannel – Saham MNC Group PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dan PT Tripar Multivision Tbk (RAAM) kompak menguat di awal perdagangan Jumat (13/9/2024) seiring adanya kabar teranyar soal kerja sama strategis di antara keduanya.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.05 WIB, saham MSIN naik 5,94 persen ke Rp7.575 per saham setelah sempat meningkat 10,84 persen di awal perdagangan.

Sementara, saham RAAM melesat 8,49 persen ke Rp575 per saham.

Diwartakan sebelumnya, MSIN berhasil menyelesaikan investasi strategis di RAAM via skema private placement.

Akuisisi ini menggarisbawahi keyakinan Perseroan terhadap masa depan industri hiburan dan dedikasi untuk memperluas operasinya di pasar Indonesia.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, akuisisi RAAM oleh MSIN merupakan pencapaian penting dalam upaya kami untuk memperluas operasi MSIN di sektor media dan hiburan Indonesia.

"Saya, dalam beberapa kesempatan memiliki pengalaman yang baik dalam berkolaborasi dengan Raam Punjabi, membangun kemitraan yang kuat selama bertahun-tahun," kata Hary Tanoesoedibjo lewat keterangan resmi, Jumat (13/9/2024).

Hary Tanoesoedibjo menyambut baik kolaborasi dengan RAAM melalui akuisisi ini. Bersama-sama, MSIN akan berusaha untuk lebih meningkatkan kepemimpinan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri.

"RAAM terkenal karena selalu menetapkan tren dan dapat mengantisipasi masa depan hiburan, dan kami ingin terus mendorong pertumbuhan industri kreatif bersama mereka," kata Hary.

Bersama RAAM, MSIN berharap dapat mengeksplorasi peluang baru, meningkatkan sinergi, dan terus memberikan pengalaman hiburan yang tak tertandingi kepada pemirsa lokal dan internasional.

Kolaborasi strategis pasca-akuisisi meliputi:

  1. Produksi Konten: Expertise gabungan akan memungkinkan kedua perusahaan untuk mendominasi pembuatan dan delivery konten di semua platform media: TV free-to-air (FTA), TV berbayar, media sosial,
  1. Efisiensi Biaya: Memanfaatkan Movieland sebagai fasilitas produksi utama akan mengurangi biaya
  2. OTT, dan bioskop. produksi secara signifikan.


  1. Shared Expertise: MSIN dan RAAM masing-masing adalah pemimpin di industri FTA TV dan bioskop. Dengan berbagi keahlian, kedua perusahaan akan meningkatkan kualitas penawaran mereka ke depannya.

  1. Monetisasi yang Beragam: Sebagai bagian dari MNC Media & Entertainment, MSIN akan menawarkan peluang monetisasi tambahan untuk konten RAAM di TV FTA, TV Berbayar, OTT, dan media sosial.
  1. Inisiatif Kolaboratif Lainnya: Kolaborasi lebih lanjut dalam pemasaran, promosi, dan operasi akan menghasilkan manfaat bagi MSIN dan RAAM.

Sebaliknya, bioskop milik RAAM di Indonesia akan memberi MSIN lebih banyak peluang untuk memonetisasi film-filmnya melalui perilisan film.

Untuk informasi, MSIN berada dalam industri konten dan hiburan digital, memiliki portofolio konten yang kuat, mencakup berbagai genre termasuk drama, infotainment, reality show, dan animasi. Dikenal karena produksi konten FTA-nya yang produktif, MSIN juga membuat langkah signifikan dalam memproduksi film sinematik dan produksi orisinil untuk platform OTT.

Melengkapi keunggulan konten, dengan Movieland, fasilitas produksi outdoor seluas 21 hektar di SEZ MNC Lido City. Fasilitas canggih ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas konten tetapi juga meningkatkan efisiensi produksi, yang menggarisbawahi komitmen MSIN terhadap inovasi dan keunggulan yang berkelanjutan.

Di sisi RAAM, Setelah berhasil mencatatkan sahamnya di BEI pada bulan Mei 2023 terus berkembang dan mencapai kinerja yang luar biasa hingga saat ini. Perusahaan ini berdiri sebagai salah satu kontributor utama dalam lanskap hiburan Indonesia, diakui atas perannya sebagai produsen konten dan distributor konten terkemuka. Reputasi RAAM dalam kemahirannya yang tak tertandingi dalam menciptakan karya sinematik yang memikat penonton di seluruh negeri.

Di luar usaha sinematiknya, RAAM juga menciptakan serial web yang menarik dan konten drama untuk FTA TV. RAAM terus membuat terobosan baru dalam industri media, yang merupakan lambang keunggulannya dalam produksi hiburan Indonesia.

Sejak didirikan, RAAM telah menorehkan pencapaian yang mengesankan di dunia hiburan, dengan memproduksi lebih dari 15.000 jam serial televisi dan lebih dari 650 film. Hasil yang produktif ini menyoroti dampak positif RAAM pada lanskap media Indonesia. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembeliasn/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Berita ini dikutip dari : IDX Channel

Market news, TIM RISET IDX CHANNEL 13/09/2024 10:09 WIB

Rabu, 11 September 2024

Emiten Raam Punjabi (RAAM) Private Placement 619,4 Juta Saham

 

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 10% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), RAAM berencana untuk mengeluarkan sebanyak-banyaknya 619.420.000 saham dengan nilai nominal Rp 60 per saham.

Selanjutnya, RAAM akan meminta persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk aksi korporasi ini.

"Perseroan diharapkan akan mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan bisnis/kegiatan usaha Perseroan dan/atau perusahaan anak Perseroan," tulis manajemen, Rabu (11/9).

Rencana penggunaan dana hasil dari PMTHMETD setelah dikurangi biaya-biaya terkait, akan digunakan untuk pengembangan usaha melalui investasi yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan ke depannya, yang saat ini sedang dalam proses penelaahan lebih lanjut oleh Perseroan.

Setelah pelaksanaan PMTHMETD, rasio kas terhadap aset akan mengalami peningkatan dari 0,098% menjadi 0,120%. Di sisi lain, rasio liabilitas terhadap aset akan mengalami penurunan dari 0,197% menjadi 0,191%, dan rasio liabilitas terhadap ekuitas juga akan mengalami penurunan dari 0,197% menjadi 0,191%.

Dengan asumsi seluruh saham baru yang diterbitkan dari saham portepel dalam rangka PMTHMETD, maka pemegang saham Perseroan dalam jangka pendek akan terkena risiko dilusi kepemilikan saham maksimal sebesar 9,09% dari persentase kepemilikan sebelum pelaksanaan PMTHMETD dan pada dasarnya tidak ada dampak perubahan pengendali Perseroan setelah PMTHMETD ini dilaksanakan.

Di sisi lain, struktur permodalan Perseroan menjadi lebih kuat dan mendukung kegiatan usaha serta pengembangan usaha/bisnis Perseroan yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan.

RUPSLB Perseroan terkait dengan rencana PMTHMETD akan dilaksanakan pada Kamis, 12 September 2024 mendatang.


Berita ini dikutip dari : CNBC

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
11 September 2024 11:55