Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label NINE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NINE. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2025

Techno9 (NINE) Ungkap Rencana Akuisisi Perusahan Tambang Singapura

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) buka suara terkait rencananya mengakuisisi perusahaan pertambangan asal Singapura, Poh Resources Pte Ltd.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (3/2/2025), manajemen NINE menyatakan aksi tersebut dilakukan karena perseroan berencana memperluas bisnis ke sektor pertambangan dan kontraktor pertambangan.

Di sisi lain, sebelum ekspansi, perseroan perlu melakukan rights issue dalam dua tahap. Tahap pertama rights issue menargetkan dana Rp80 miliar, sementara tahap kedua sebanyak-banyaknya USD200 juta atau setara Rp3,2 triliun.

Akuisisi Poh Resources akan dilakukan secara bertahap setelah penyelesaian PMHMETD II dan wajib dilanjutkan dengan Mandatory Tender Offer (MTO).

PMHMETD I direncanakan berlangsung pada akhir kuartal I-2025 atau awal kuartal II-2025. Setelah itu, perseroan akan menggelar RUPS PMHMETD II dengan perkiraan pelaksanaan pada kuartal V-2025.

"Poh Group Pte. Ltd akan bertindak sebagai standby buyer pada PMHMETD II dan Advance Opportunities Fund akan bertindak sebagai standby buyer PMHMETD I," sebagaimana dijelaskan dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Rabu, (5/2/2025).

Dalam transaksi ini, Poh Group akan mengakuisisi 70% saham NINE dengan harga Rp19 per saham. Total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp28 miliar, dengan rincian harga akuisisi Rp19 per saham.

Dana hasil PMHMETD I akan digunakan untuk pembayaran konsultan, modal kerja, serta pelunasan bridging loan Advance Opportunities Fund sebesar USD455 ribu.

Sementara itu, dana dari PMHMETD II akan dialokasikan untuk inbreng aset Poh Resources Pte Ltd. Dengan langkah ini, Techno9 Indonesia optimistis dapat memperkuat bisnis pertambangan dan kontraktor pertambangan ke depan.

(ayh/ayh)





Berita ini dikutip dari : CNBC
Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
05 February 2025 13:10

Senin, 23 Desember 2024

Techno9 (NINE) Diakuisisi Perusahaan Tambang Asal Singapura

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE) diakuisisi oleh Poh Group Pte. Ltd. Manajemen Nine menyampaikan, perseroan telah melakukan pengumuman negosiasi sehubungan dengan rencana pengambilalihan PT Techno9 Indonesia Tbk.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), hal itu sesuai dengan aturan Pasal 4 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (POJK 9/2018).

"Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 4 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka ("Peraturan OJK No. 9/2018"), bersama ini kami mengumumkan rencana pengambilalihan saham oleh Poh Group Pte. Ltd," tulis manajemen, dikutip Senin (23/12).

Disebutkan bahwa, Poh Group Pte. Ltd merupakan suatu perusahaan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Singapura. Perusahaan tersebut akan emmbeli saham NINE sebanyakn70% dari total modal yang disetor dan ditempatkan dalam NINE.

Porsi yang akan dibeli tersebut dimiliki oleh Heddy Kandou dan Noprian Fadli selaku pemegang saham mayoritas NINE dan beberapa pemegang saham minoritas NINE lainnya.

"Setelah penyelesaian transaksi pengambilalihan saham tersebut, Pembeli akan menjadi pengendali baru NINE (rencana pengambilalihan saham sebagaimana dideskripsikan di atas selanjutnya disebut sebagai Rencana Pengambilalihan," sebutnya.

Adapun tujuan dari rencana pengambilalihan adalah untuk pengembangan dan ekspansi bisnis grup pembeli.

Negosiasi rencana aksi korporasi tersebut dilakukan secara langsung antara pembeli dengan para penjual. Adapun materi negosiasi yang masih didiskusikan antara lain adalah mengenai nilai final rencana pengambilalihan dan waktu penyelesaian rencana pengambilalihan.

"Pada tanggal pengumuman ini, Perseroan tidak memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, saham yang diterbitkan oleh NINE," tulis manajemen.

Setelah penyelesaian Rencana Pengambilalihan, sebagai pengendali baru NINE, Poh Group Pte. Ltd akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 9/2018.

"Pelaksanaan Rencana Pengambilalihan maupun penawaran tender wajib akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan di bidang pasar modal," pungkasnya.




Berita ini dikutip dari : CNBC
Romys Binekasri, CNBC Indonesia
23 December 2024 09:50