Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label MLBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MLBI. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2024

MLBI Bagikan Dividen Interim Rp400 M, Cair Bulan Depan

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) akan membagikan dividen tahun buku berjalan di periode 2024.

MLBI akan membagikan dividen interim Rp400,3 miliar. Ini setara dengan nilai dividen Rp190/saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi, dikutip Senin (18/11/2024), berikut rincian jadwal pembagian dividen interim MLBI.

  • cum dividen tunai di pasar reguler & negosiasi: 22 November 2024
  • ex dividen interim di pasar tunai dan negosiasi: 25 November 2024
  • cum dividen interim di pasar tunai: 25 November 2024
  • ex dividen interim di pasar tunai: 27 November 2024
  • recording date: 26 November 2024
  • pembayaran dividen: 12 Desember 2024

Rencana pembagian dividen interim MLBI telah disetujui oleh dewan komisaris berdasarkan keputusan sirkuler per 12 November 2024.
(red)


Berita ini dikutip dari : Bloombergtechnoz
Redaksi
18 November 2024 08:31

Kamis, 24 Oktober 2024

Surplus 10 Persen, Laba MLBI Kuartal III 2024 Sentuh Rp762,74 Miliar

EmitenNews.com - Multi Bintang (MLBI) per 30 September 2024 mengemas laba Rp762,74 miliar. Naik tipis 10 persen dari posisi sama tahun lalu Rp692,91 miliar. So, laba per saham dasar ikut menanjak menjadi Rp362 dari fase sama tahun lalu Rp329.

Penjualan bersih Rp2,32 triliun, melejit 2,2 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,27 triliun. Beban pokok penjualan Rp900,24 miliar, berkurang dari edisi sama tahun lalu senilai Rp910,72 miliar. Laba kotor terkumpul Rp1,42 triliun, surplus 5 persen dari episode sama tahun lalu Rp1,35 triliun.

Beban penjualan Rp260,22 miliar, susut dari Rp295,51 miliar. Beban umum dan administrasi Rp172,79 miliar, berkurang dari Rp175,81 miliar. Kerugian penurunan piutang usaha Rp22,49 miliar dari nihil. Rugi selisih kurs Rp4,71 miliar, naik dari Rp2,98 miliar. Total beban usaha Rp459,51 miliar, naik dari Rp474,30 miliar.

Laba operasi Rp966,35 miliar, mengalami lonjakan dari Rp885,21 miliar. Beban keuangan Rp20,98 miliar, naik tipis dari Rp20,29 miliar. Pendapatan keuangan Rp27,48 miliar, melesat dari Rp10,68 miliar. laba sebelum pajak Rp972,85 miliar, naik dari Rp875,6 miliar. Beban pajak penghasilan Rp210,11 miliar, bengkak dari Rp182,68 miliar.

Jumlah ekuitas terkumpul Rp1,31 triliun, mengalami perosotan dari akhir tahun lalu Rp1,39 triliun. Total liabilitas Rp2,16 triliun, bengkak dari akhir 2023 senilai Rp2,01 triliun. Jumlah aset Rp3,48 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya sebesar Rp3,4 triliun. (*)


Berita ini dikutip dari : Emiten News
Author: Jakfar Shodik
24/10/2024, 06:15 WIB