Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label TBIG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TBIG. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Desember 2024

Beda Nasib Saham BREN-TBIG saat Cum Date Dividen Hari Ini

IDXChannel - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memasuki cum date dividen interim di Pasar Reguler dan Negosiasi hari ini, Rabu (11/12/2024). 

Emiten Prajogo Pangestu BREN akan membagikan dividen interim senilai Rp506,15 miliar atau Rp3,78 per saham. Dividen tersebut dijadwalkan cair pada 20 Desember 2024.

Sedangkan TBIG menabur dividen interim sebesar Rp567 miliar atau Rp25 per saham. Dividen emiten Grup Saratoga itu akan dibayarkan pada 27 Desember 2024.

Bagaimana nasib saham BREN dan TBIG hari ini?

Jelang penutupan sesi I hari ini, saham BREN menguat 0,89 persen di Rp8.525. Sedangkan saham TBIG justru melemah 0,77 persen menjadi Rp1.940. 
 
(Fiki Ariyanti)




Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Fiki Ariyanti 11/12/2024 11:55 WIB

Selasa, 12 November 2024

Pendapatan Meningkat, Emiten Menara Milik Saratoga (TBIG) Raih Laba Rp1,16 Triliun

IDXChannel - Emiten menara milik Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencetak kenaikan pendapatan dan laba sekaligus pada sembilan bulan pertama tahun 2024.

Laba bersih TBIG yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp1,16 triliun atau naik 4,4 persen yoy dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,11 triliun.

Sejalan dengan itu, pendapatan TBIG naik 3,5 persen menjadi sebesar Rp5,12 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,95 triliun.

TBIG juga memperoleh keuntungan dari selisih nilai tukar sebesar Rp16,9 miliar di kuartal III-2024 atau lebih tinggi dari kuartal kedua yang hanya Rp8,3 miliar.

Menurut Samuel Sekuritas, Tower Bersama memiliki peluang untuk terus tumbuh, terutama dengan adanya persaingan di antara operator telekomunikasi untuk memperluas jaringan di daerah-daerah yang masih kurang terjangkau. 

Hal ini dapat mendukung pertumbuhan TBIG dan meningkatkan rasio penyewanya, didukung juga oleh peraturan pemerintah yang bertujuan memperluas cakupan jaringan, khususnya di Indonesia bagian Timur, yang diharapkan akan mendorong peluang pertumbuhan lebih lanjut bagi TBIG.

"Namun, ancaman tetap ada, seperti pertumbuhan operator telekomunikasi yang lebih lambat dari perkiraan, kurangnya insentif, risiko regulasi yang tinggi, dan persaingan harga yang ketat, yang bisa memengaruhi kinerja TBIG di masa depan," tulis riset Samuel Sekuritas, Selasa (12/11/2024).

(DESI ANGRIANI)




Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Desi Angriani 12/11/2024 13:52 WIB