Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label NETV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NETV. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Oktober 2024

Net TV (NETV) Reverse Stock Split Saham 2:1, Ini Tujuannya

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Net Visi Media Tbk (NETV) akan melakukan penggabungan nominal saham atau reverse stock split dengan perbandingan 2:1 pada 21 Oktober 2024 mendatang.

Melalui prospektusnya, perusahaan media ini menetapkan rasio reverse stock split saham Seri A sebesar 2:1. Dengan kata lain, setiap 2 saham bernilai nominal Rp100 akan digabungkan menjadi 1 saham bernominal Rp200.

Aksi reverse stock split ini telah mendapat persetujuan pemegang saham pada 8 Oktober 2024. Nantinya jadwal pelaksanaannya akan berlangsung pada 21 Oktober 2024, dan harga saham baru didistribusikan pada 23 Oktober 2024.

Usai aksi ini, jumlah saham beredar NETV akan menurun menjadi 11,72 miliar. Diketahui sebelumnya, jumlah saham beredar NETV berjumlah 23,45 miliar.

"Bagi pemegang saham yang memperoleh pecahan kurang dari 1 satuan saham setelah dilakukannya Penggabungan Saham, pecahan saham tersebut akan dikenakan pembulatan ke atas (round up). PT Sinergi Lintas Media akan bertindak sebagai pemegang saham yang menanggung penyesuaian jumlah saham akibat pembulatan tersebut," sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis, (17/10/2024).

Aksi stock split ini terjadi setelah PT MD Entertainment Tbk. (FILM) yang dimiliki Manoj Punjabi, berencana mengakuisisi 80,05% saham NETV dengan nilai transaksi mencapai Rp1,65 triliun. Aksi korporasi ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan serta pengembangan bisnis.

"Transaksi ini akan membantu mengembangkan bisnis Perusahaan di masa mendatang dengan meningkatkan penjualan konten-konten oleh Perusahaan di saluran distribusi televisi," kata Corporate Secretary FILM Fidela Hasworini dalam keterbukaan informasi.

Ia menambahkan, transaksi ini juga akan berdampak pada perbaikan kinerja NETV. Dengan mendapatkan akses kepada kapabilitas produksi FILM, "yang akan membuat NETV semakin kompetitif.



Berita ini dikutip dari : CNBC
Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
17 October 2024 11:05

Jumat, 30 Agustus 2024

MD Entertainment Milik Manoj Punjabi Mau Beli NET TV Senilai Rp1,65 T

 

PT MD Entertainment Tbk (FILM) akan membeli 80,05 persen saham PT Net Visi Media Tbk (NETV) atau NET TV seharga Rp1,65 triliun. (Foto: Screenshot via Youtube)

Jakarta, CNN Indonesia -- PT MD Entertainment Tbk (FILM) milik Manoj Punjabi akan membeli 80,05 persen saham PT Net Visi Media Tbk (NETV) atau NET TV seharga Rp1,65 triliun.
Perusahaan milik Manoj Punjabi itu membeli 25,22 miliar saham seri baru NET TV dalam skema private placement. Harganya Rp50 per saham. Adapun total nilai pengambilan bagiannya adalah sebesar Rp1,26 triliun.

"Setelah pelaksanaan Rencana Transaksi Material, Perseroan akan menjadi pengendali baru NETV," tulis MD Entertainment seperti dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/8).

Sesuai dengan POJK No. 9/2018, pengambilalihan dalam rangka penambahan modal pada perusahaan terbuka yang sedang mengalami kesulitan keuangan dikecualikan dari kewajiban penawaran tender wajib.

Berdasarkan POJK No. 32/2015, perusahaan terbuka dianggap berada dalam kondisi kesulitan keuangan dalam kondisi seperti modal kerja bersih negatif. Lalu, liabilitas lebih dari 80 persen dari aset perusahaan terbuka, pada tanggal RUPSLB yang diselenggarakan untuk menyetujui penambahan modal.

Berdasarkan laporan keuangan NET TV yang telah diaudit untuk periode yang berakhir pada 30 April 2024, perusahaan itu memiliki modal kerja bersih negatif. Adapun total liabilitas lancar pun melampaui total aset lancar, yaitu sebesar Rp705,49 miliar dan (ii) liabilitas lebih dari 80 persen dari aset NET TV.

Pada 30 April 2024, total liabilitas NETV adalah sebesar Rp1,76 triliun, yang mana telah mencapai 151,09 persen dari total aset NET TV sebesar Rp1,16 triliun.

Kondisi ini sejalan dengan defisiensi modal yang dicatatkan oleh NET TV sebesar Rp596,58 miliar pada 30 April 2024.

"Dengan demikian, NETV memenuhi kriteria dalam kondisi kesulitan keuangan sehingga perseroan dikecualikan untuk melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan POJK No. 9/2018," demikian kata MD Entertainment.

dikutip dari CNN Indonesia
Kamis, 29 Agu 2024 18:11 WIB