Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label AVIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AVIA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2024

Saham Emiten Hermanto Tanoko Loncat, Gegara Dividen & Update soal Ini

JAKARTA, investor.id - Saham PT Avia Avian Tbk (AVIA) mendadak loncat pada sesi I perdagangan 7 November 2024. Di sekitar pukul 11.05 WIB, saham AVIA ada di Rp 510 atau +5,37%.

Avia Avian merupakan emiten cat dengan salah satu penerima manfaat akhirnya adalah Hermanto Tanoko.

Saham AVIA loncat usai perseroan diumumkan oleh MSCI pada 6 November 2024 kemarin akan dimasukkan dalam MSCI Global Small Cap Indexes. Keputusan itu akan berlaku efektif mulai penutupan 25 November 2024.

Selain itu, Emiten Hermanto Tanoko, Avia Avian akan membagikan dividen interim sebanyak-banyaknya Rp 672,6 miliar atau Rp 11/saham.

Tanggal Pembayaran

Direktur Avian Avian (AVIA), Kurnia Hadi Sinanto menjelaskan, pembagian dividen interim berdasarkan keputusan sirkuler direksi tanggal 1 November 2024 yang telah mendapat persetujuan dari dewan komisaris perseroan tanggal1 November 2024.

“Perseroan telah menyetujui untuk membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024 yang diambil dari laba tahun berjalan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tidak diaudit perseroan dan entitas anaknya untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, yaitu sebesar Rp 11 per saham,” ungkap Kurnia dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi emiten Hermanto Tanoko ini pada 12 November 2024. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi tanggal 13 November 2024.

Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen Avia Avian di 14 November 2024. Dan tanggal pembayaran 21 November 2024.

Data keuangan per 30 September 2024 yang mendasari pembagian dividen antara lain laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 1,16 triliun.





Berita Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Nov 2024 | 11:25 WIB

Saham AVIA Menguat 3 Persen usai Masuk Indeks MSCI

IDXChannel – Saham PT Avia Avian Tbk (AVIA) menguat pada perdagangan Kamis (7/11/2024), seiring MSCI memasukkan emiten produsen cat tersebut dalam hasil peninjauan indeks untuk saham Indonesia pada Rabu (6/11/2024).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, hingga pukul 10.31 WIB, saham AVIA meningkat 3,31 persen ke Rp500 per saham, setelah sempat menyentuh Rp510 per saham di awal perdagangan.

Nilai transaksi saham emiten milik pengusaha Hermanto Tanoko tersebut mencapai Rp26,84 miliar dan volume perdagangan 54,01 juta saham.

Secara teknikal, dalam grafik harian, saham AVIA masih tertahan di bawah resistance berupa garis moving average (MA) 150 di level 501 dan MA-200 di angka 515.

Level support terdekat untuk AVIA berada di 475-470.

Sebelumnya, dalam tinjauan November ini, MSCI Indonesia Global Standard Indexes tidak mengalami perubahan. Tidak ada penambahan atau penghapusan saham dalam kategori ini.

Namun, di MSCI Small Cap Indexes terdapat beberapa perubahan yang cukup penting.

AVIA ditambahkan ke dalam indeks Small Cap, sedangkan bank PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) dan emiten media PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dihapus dari daftar.

Sementara itu, pada MSCI Micro Cap Indexes, tidak ada perubahan yang dilakukan, baik dalam bentuk penambahan maupun penghapusan saham.

Sejumlah nama yang digadang-gadang akan masuk indeks MSCI, seperti produsen emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), tidak ada di tinjauan periode ini.

Perubahan ini akan efektif mulai penutupan perdagangan 25 November 2024 dan berlaku penuh pada 26 November 2024.

MSCI dijadwalkan akan melakukan peninjauan indeks berikutnya pada Februari 2025.

Pengumuman hasilnya akan disampaikan pada 11 Februari 2025, dan perubahan tersebut akan berlaku efektif pada 3 Maret 2025.

Peninjauan berkala indeks ini bertujuan untuk menyesuaikan komposisi indeks agar tetap mencerminkan kondisi pasar dan likuiditas terbaru.

Indeks MSCI menjadi acuan investor internasional dan dapat meningkatkan eksposur global bagi saham-saham yang terdaftar, membawa peluang masuknya lebih banyak modal asing.

Penyesuaian rutin MSCI ini juga berpotensi menggerakkan sentimen pasar dan memengaruhi harga saham dalam jangka pendek. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.




Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, TIM RISET IDX CHANNEL 07/11/2024 10:45 WIB