Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label LPCK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPCK. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2024

Lippo Cikarang (LPCK) Cetak Rugi Rp1,6 Triliun saat Penjualan Rumah Meningkat

IDXChannel – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan rugi bersih senilai Rp1,60 triliun hingga kuartal III-2024. 

Capaian itu berbalik dari posisi laba Rp106,3 miliar pada triwulan tiga tahun lalu. Hal ini mengakibatkan LPCK mengalami rugi per saham sebesar Rp601 per saham dari sebelumnya laba Rp40 per saham.

Apa yang Terjadi?

Dari sisi pendapatan usaha, sejatinya emiten properti grup Lippo ini meningkat 22,52 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp980,84 miliar dibandingkan triwulan ketiga tahun lalu sebesar Rp800,62 miliar.

Segmen pengelolaan kota, penjualan rumah hunian dan apartemen masing-masing tumbuh menjadi Rp299 miliar. 

Demikian juga penjualan tanah industri, lahan komersial, dan rumah toko yang memberi pemasukan senilai Rp210,4 miliar, dan Rp112,2 miliar

Kendati beban pokok naik 24,06 persen yoy menjadi Rp194,78 miliar dari Rp156,99 miliar, LPCK masih menyisakan laba kotor sebesar Rp405,73 miliar, sebagaimana tercantum dalam laporan keuangan perusahaan, Senin (2/11/2024).

Beban usaha mampu termitigasi di angka Rp180an miliar. Satu beban jumbo yang memangkas laba LPCK justru datang dari kerugian yang dihasilkan dari penyelesaian Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) sebesar Rp1,7 triliun.

Hal ini memangkas habis laba operasional, sekaligus membuat LPCK menghasilkan rugi sebelum pajak senilai Rp1,5 triliun.

Neraca keuangan per September menunjukkan total aset tumbuh 38,18 persen year-to-date (ytd) menjadi Rp13,37 triliun dari Rp9,68 triliun pada akhir 2023.

Liabilitas atau utang meningkat signifikan sebesar 182,23 persen ytd menjadi Rp8,15 triliun, dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar Rp2,89 triliun. Sebaliknya, ekuitas perusahaan menyusut 23,10 persen ytd menjadi Rp5,22 triliun dari Rp6,79 triliun.

Kas LPCK akhir September turun 29,29 persen ytd menjadi Rp145,74 miliar, dibandingkan Rp206,11 miliar pada awal tahun ini.

(DESI ANGRIANI)



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Dinar Fitra Maghiszha 03/12/2024 11:05 WIB

Kamis, 21 November 2024

Investor Restui Lippo Cikarang (LPCK) Rights Issue 3 Miliar Saham

IDXChannel – Pemegang saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyetujui rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue sebanyak 3 miliar saham.

Demikian keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar 19 November 2024. 

Emiten properti Grup Lippo itu akan menerbitkan maksimal 3 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp500 per saham. 

Presiden Direktur LPCK, Gita Irmasari mengatakan, tujuan dari rencana rights issue ini adalah pengembangan bisnis perseroan, serta untuk mendukung pertumbuhan pendapatan, profitabilitas dan prospek usaha perseroan ke depan.

"Kami juga berharap melalui rights issue ini dapat memberikan manfaat dan nilai tambah bagi perseroan, pemegang saham, dan para pemangku kepentingan lainnya,” kata Gita dalam keterangan resminya di keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Kamis (21/11/2024).

Dana yang diperoleh dari rights issue ini akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan atau penyertaan modal kepada entitas anak yang dimiliki perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung yang akan mendukung kegiatan usaha.

Per September 2024, LPCK meraup pra penjualan sebesar Rp1,05 triliun, setara dengan pencapaian sebesar 74 persen dari target 2024 yang sebesar Rp1,43 triliun.

Pra penjualan per September 2024 ditopang oleh proyek-proyek residensial, yaitu Waterfront Uptown, Newville, dan Cendana Spark, serta permintaan tinggi untuk penjualan hunian dan ruko-ruko komersial dengan kontribusi masing-masing sebesar 64 persen dan 27 persen. Sisanya, 9 persen terdiri dari penjualan lahan industri.

Dari data RTI Business, saham LPCK ditutup terkerek 2,86 persen di Rp720 pada sesi I perdagangan Kamis ini. 

(Fiki Ariyanti)



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Fiki Ariyanti 21/11/2024 12:15 WIB

Selasa, 22 Oktober 2024

Lippo Cikarang (LPCK) Raup Pra Penjualan Rp1,05 Triliun hingga Kuartal III-2024

IDXChannel - Emiten properti Grup Lippo, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan perolehan nilai pra penjualan sebesar Rp1,05 triliun hingga akhir September 2024.

Produk properti residensial masih mendominasi penjualan LPCK. Nilainya mencapai 64 persen dari angka keseluruhan.

Sementara properti komersial mencapai 27 persen dari total nilai pra penjualan.

“Produk industri masih mencapai 9 persen,” kata CEO LPKR, John Riady dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (22/10/2024).

LPCK fokus memperluas penawaran terhadap properti rumah tapak baru. John menuturkan, inovasi sebagai strategi perusahaan menjawab permintaan masyarakat.

Penawaran properti rumah tapak LPCK saat ini fokus dalam proyek Park Serpong dan Lippo Cikarang Cosmopolis. 

“Kami juga akan memulai serah terima Park Serpong Fase 1 kepada para pelanggan,” ujarnya.

Manajemen LPCK, kata John, yakin dapat mencapai target pra penjualan tahun ini.

“Kami mempertahankan momentum penjualan yang kuat untuk kuartal terakhir tahun ini,” tuturnya.

Hingga pukul 09.44 WIB, saham LPCK turun 1,20 persen di Rp825. Meski turun, namun saham perseroan sudah naik 13,79 persen dalam sepekan. 

(Fiki Ariyanti)



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Dinar Fitra Maghiszha 22/10/2024 09:48 WIB

Selasa, 10 September 2024

Rumah Tapak Laris, Pra Penjualan Lippo Cikarang (LPCK) Capai Rp 741 Miliar

 

JAKARTA, investor.id – Sepanjang semester I-2024, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), pengembang properti Lippo Cikarang Cosmopolis, mencatatkan pra penjualan atau marketing sales sebesar Rp 741 miliar. Pencapaian tersebut terutama didorong oleh larisnya penjualan produk rumah tapak yang menyumbangkan 68%, sedangkan ruko hanya berkontribusi 20%.

“Produk rumah tapak yang banyak diminati adalah XYZ Livin dan Cendana Spark North,” ungkap Presiden Direktur Lippo Cikarang (LPCK) Gita Irmasari dalam keterangan pers, Selasa (10/9/2024).

Gita menjelaskan, pada periode Januari-Juni 2024, LPCK juga memperkenalkan lini produk baru di Lippo Cikarang Cosmopolis bertajuk XQ Livin yang terdiri dari Tipe X dan Q Livin. Tipe X mencakup X3 (56,5 m2) dengan harga mulai Rp609 juta dan X5 (61,5 m2) dengan harga mulai Rp643 juta.

Tipe Q livin sendiri memiliki empat ukuran, yaitu Q10 (36 m2), Q11 (39,6 m2), Q20 (42,9 m2), dan Q21 seluas 46,8 m2, dengan harga mulai dari Rp322 juta hingga Rp492 juta.

“LPCK akan terus berinovasi dan memperluas penawaran produk untuk pemilik rumah pertama, dengan meluncurkan produk perumahan baru yang terjangkau di Lippo Cikarang Cosmopolis,” papar Gita.

Gita juga menambahkan setelah meraih pra penjualan sebesar Rp741 miliar di Semester I/2024, perusahaan optimis akan dapat mencapai target tahun ini, dengan mempertahankan momentum penjualan di paruh kedua tahun 2024.

“Di samping itu, LPCK juga berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan agar dapat melakukan serah terima tepat waktu kepada konsumen,” tutup Gita.

Berita ini dikutip dari : Investor Daily

Penulis : Indah Handayani
10 Sep 2024 | 09:45 WIB