Super Kawaii Cute Cat Kaoani
Tampilkan postingan dengan label MDIY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MDIY. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2025

MDIY Tawarkan 127 Juta Saham ke Karyawan Harga IPO, Ada Apa?

EmitenNews.com - Emiten ritel asal Malaysia, PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) menggelar Management and Employee Stock option Program (MESOP) tahap I atau program kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan serta Pra-Pencatatan Saham terkait dengan MESOP pada tanggal 18 Februari 2025.

Edwin Cheah Yew Hong Direktur utama MDIY dalam keterangan tertulisnya Selasa (18/2) menuturkan bahwa jumlah Saham yang disetujui untuk program ini sebanyak 127.098.000 lembar saham di harga Rp1.650 per saham dengan harga nominal Rp25 per saham hingga berakhir pada 6 Agustus 2029.

Pada perdagangan hari ini Rabu (19/2) saham MDIY  turun Rp35 atau melemah 2 % menjadi Rp1.635 per lembar saham.

Lebih lanjut Edwin memaparkan periode vesting MESOP tahap I ini dengan periode garis lurus (straight-line) selama 4 tahun, di mana Hak Opsi akan vested secara bertahap setiap tahunnya, dimulai dari satu tahun setelah tanggal pemberian Hak Opsi.

Adapun Harga pelaksanaan berdasarkan ketentuan pada Peraturan BEI No. I-A 2021 dimana harga pelaksanaan paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan 25 hari bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum tanggal permohonan PraPencatatan Perseroan.

Program MESOP MDIY ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 19 tanggal 7 Agustus 2024.

Edwin menambahkan pelaksanaan Program MESOP ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional dan, hukum, kondisi keuangan serta kelangsungan usaha MDIY. 

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), yang lebih dikenal dengan brand MR. D.I.Y., pada Kamis (19/12/2024) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Saham dengan kode emiten MDIY ini mulai diperdagangkan seiring dengan pencatatan saham (listing) pada hari ini sebagai Perusahaan Tercatat ke-41 di BEI pada tahun 2024.

Perusahaan ritel peralatan rumah tangga terbesar di Indonesia ini menetapkan harga Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sebesar Rp 1.650 per lembar saham. MDIY menerbitkan 2.519.039.400 saham. Dengan demikian, total dana yang berhasil dihimpun dari IPO ini mencapai Rp 4,15 triliun.





Berita ini dikutip dari : Emiten News
Author: Komarudin Muchtar
19/02/2025, 13:20 WIB

Kamis, 19 Desember 2024

37 Ribu Investor Ramaikan IPO MR DIY (MDIY), Market Cap Tembus Rp45 Triliun

IDXChannel - Penawaran umum perdana saham PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini, Kamis (19/12/2024), menjadi gelaran terakhir IPO sepanjang 2024.

Mengacu data BEI, terhitung sebanyak 37.225 investor turut meramaikan IPO MDIY di pasar perdana. Perusahaan ritel itu menjadi emiten ke-41 yang tercatat sepanjang 2024.

Saham MDIY cukup fluktuatif setelah bel pembukaan pagi ini. Sempat menyentuh auto reject bawah (ARB), MDIY rebound hingga menguat 9,39 persen Rp1.805 per saham.

Transaksi bersih (net) menjelang penutupan sesi pertama mencapai Rp619 miliar, dengan volume 369 juta saham. Alhasil, kapitalisasi pasar MDIY menembus Rp45,6 triliun hingga pukul 11:38 WIB atau tumbuh sejak pencatatan perdana senilai Rp41,5 triliun.

Dari total saham yang ditawarkan manajemen MDIY kepada publik sebanyak 2,5 miliar saham, terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 1,04 kali.

Presiden Direktur MDIY Edwin Cheah mengatakan, perusahaan fokus memanfaatkan peluang pertumbuhan makro, sekaligus memperluas segmen pelanggan.

“Kami berkomitmen tetap relevan dengan kebutuhan pasar yang dinamis, terutama di sektor peralatan rumah tangga,” kata Edwin di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Sebagai catatan, dana IPO MDIY terkumpul sebesar Rp4,15 triliun. MDIY menawarkan ke publik dengan harga perdana Rp1.650 per lembar.

(Dhera Arizona)




Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news, Dinar Fitra Maghiszha 19/12/2024 12:11 WIB

Kamis, 28 November 2024

Bedah Saham IPO Adaro Andalan (AADI) dan MR DIY (MDIY), Tertarik Beli?

IDXChannel - Dua perusahaan dengan nilai emisi jumbo dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal dan pertengahan Desember 2024. Calon emiten tersebut, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR DIY (MDIY).

Dalam gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), Adaro Andalan Indonesia berpotensi meraup dana segar sebesar Rp4,59 triliun, sedangkan MR DIY mengincar dana Rp4,71 triliun.

Analis MNC Sekuritas, Raka Junico Widyarman mengatakan, kedua perusahaan tersebut memiliki kapitalisasi pasar yang berkelanjutan atau sustainable. Namun, menurut Raka, IPO Adaro Andalan Indonesia menjadi lebih menarik untuk dicermati.

“Kalau dilihat, Adaro Andalan ini dengan PE 2 hingga 2,6 kali. Di mana hal ini cukup undervalue kalau dibandingkan dengan peers-nya. Misalnya, rata-rata emiten-emiten batu bara, seperti PTBA, ITMG, Bayan, dan lainnya itu diperdengarkan di level PE 6,8 kali,” kata Raka saat ditemui IDX Channel di Gedung BEI, dikutip Rabu (27/11/2024).

Menurut Raka, hal itu membuka peluang upside bagi Adaro Andalan Indonesia hingga ke 6,8 kali. Hal itu juga mengingat permintaan batu bara termal yang masih tinggi.

Sementara untuk MR DIY, Raka menilai, perseroan masuk dalam kategori overvalue dibandingkan dengan emiten-emiten di sektor ritel lainnya.

“Untuk MR DIY ini PE Ratio-nya masih cenderung mahal ya,” ujar Raka.

Meski demikian, dari sisi kinerja, MR DIY diproyeksi akan mencatatkan pertumbuhan seiring dengan pemulihan ekonomi.

Raka menambahkan, bisnis yang dijalankan oleh perseroan tidak akan terdampak signifikan jika PPN naik menjadi 12 persen tahun depan.

Raka memperkirakan, baik IPO Adaro Andalan Indonesia maupun MR DIY akan mampu diserap pasar. Namun, demand untuk MR DIY tidak akan sebesar Adaro Andalan Indonesia.

“Dengan market cap yang besar, keduanya memang menarik untuk pasar dan akan mampu diserap, namun demand-nya tidak sama,” tutur Raka.

Sebagai informasi, Adaro Andalan Indonesia akan tercatat dengan kode saham AADI pada 5 Desember 2024. Perseroan menawarkan sebanyak 778,68 juta saham atau 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor. 

Sedangkan Daya Intiguna Yasa akan tercatat dengan kode saham MDIY pada 19 Desember 2024. Perseroan menawarkan sebanyak 2,51 miliar saham, yang terdiri 2,26 miliar saham milik Azara Alpina Sdn Bhd yang mewakili 9 persen dan 251,90 juta saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan, yang mewakili 1 persen atau seluruhnya sejumlah 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. 

(Fiki Ariyanti)



Berita ini dikutip dari : IDX Channel
Market news Cahya Puteri Abdi Rabbi 27/11/2024 15:46 WIB