Presiden Direktur Kian Santang Muliatama (RGAS) Edy Nurhamid Amin menyebutkan, proyek ini merupakan bagian dari upaya percepatan program jaringan gas nasional. “Proyek ini adalah langkah awal sinergi kami dengan PGN untuk mendukung percepatan pembangunan jargas bagi masyarakat,” jelas Edy dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024).
Selain kontrak eksisting, Edy menambahkan, RGAS juga berupaya untuk terus mendapatkan kontrak baru. Saat ini RGAS sedang dalam proses mendapatkan mandat tambahan untuk Proyek Jargas Gaskita di Wilayah City Gas 2 yang meliputi Provinsi Banten, termasuk Cilegon, Serang, dan Tangerang.
Sementara itu, Direktur Infrastruktur & Teknologi PGN (PGAS) Harry Budi Sidarta optimistis proyek tersebut dapat selesai tepat waktu, berkat kolaborasi yang terjalin antara kedua perusahaan serta didukung oleh teknologi yang canggih. "Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target RPJMN, yaitu 2,5 juta sambungan jargas, dari total 1 juta sambungan yang telah terpasang saat ini," ujar Harry.
Harry menjelaskan, proyek itu akan mencakup pembangunan jargas sepanjang 60 km dan menargetkan 6.700 rumah tangga di wilayah Semarang dan Yogyakarta. Potensi permintaan jargas di Yogyakarta cukup besar, dengan estimasi mencapai 15 ribu rumah tangga. Terlebih, Yogyakarta adalah daerah wisata dengan banyak UMKM, sehingga sangat penting menyediakan energi yang bersih dan handal untuk mendukung masyarakatnya.
“PGN juga tengah melakukan pendekatan dengan Pemerintah Daerah Yogyakarta untuk memperluas jaringan gas rumah tangga di kawasan tersebut,” tambah Harry.
Berita ini dikutip dari : Investor Daily





0 comments:
Posting Komentar