Super Kawaii Cute Cat Kaoani

Selasa, 11 Februari 2025

Saham BMRI Lagi Diskon

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) diparkir melemah 2,80% ke Rp 4.860 per akhir sesi I perdagangan 11 Februari 2025. BMRI sempat juga menyentuh Rp 4.750 yang merupakan level terendahnya satu tahun terakhir.

Sebanyak 188,34 juta saham Bank Mandiri ditransaksikan, frekuensi 32.610 kali, dan nilai transaksi Rp 914,91 miliar.

Saham BMRI turun 13,21% dalam sepekan terakhir, dan anjlok 23,46% untuk perioda tiga bulan.

Secara valuasi, saham Bank Mandiri lagi diskon dibandingkan biasanya. Rasio price to book value (PBV) ada di 1,6 kali. Di bawah mean PBV standard deviation 3 tahun yang 2,22 kali.

Sedangkan price earning ratio (PER) 8,13 kali (TTM), dibandingkan mean PE standard deviation 3 tahun di 11,49 kali.

Rekomendasi dan Target Harga Saham

Sucor Sekuritas dalam ulasannya baru-baru ini menilai laba FY24 BMRI tetap stabil di angka Rp 55,8 triliun (+1% yoy), didukung oleh pertumbuhan pinjaman yang kuat sebesar 20%.

BMRI, lanjut Sucor, telah menetapkan target pertumbuhan pinjaman yang ambisius sebesar 10-12% pada tahun 2025F, meskipun kondisi likuiditas penuh tantangan, dengan tujuan menurunkan LDR hingga 90%. Pada saat yang sama, biaya kredit diperkirakan akan meningkat pada kisaran 1,0-1,2%.

Mengingat perkembangan ini, Sucor Sekuritas telah merevisi perkiraan pendapatan BMRI ke bawah, memproyeksikan pertumbuhan laba yoy sebesar 3% menjadi Rp 57,4 triliun pada tahun 2025F.

“Selain itu, kami mempertahankan rekomendasi BELI karena kami menyesuaikan target harga kami menjadi Rp 7.100 per saham,” pungkas Sucor Sekuritas.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan peringkat beli saham BMRI. Namun, target harga saham BMRI diturunkan menjadi Rp 5.900 dari sebelumnya Rp 6.400.





Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Feb 2025 | 12:24 WIB

0 comments:

Posting Komentar