JAKARTA, investor.id - Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melompat 4,58% ke Rp 274 pada perdagangan Jumat, 11 Oktober 2024 pekan lalu. Saham BRMS bangkit setelah tiga hari beruntun, yakni 8-10 Oktober, selalu memerah.
Di 11 Oktober, sebanyak 479,28 juta saham Bumi Resources Minerals ditransaksikan, frekuensi 8.070 kali, dan nilai transaksi Rp 130,62 miliar.
Saham BRMS banyak diakumulasi pada 11 Oktober. Broker Semesta Indovest Sekuritas (MG) mencatatkan net buy Rp 22,3 miliar, Mandiri Sekuritas (CC) net buy Rp 21,9 miliar, dan UBS Sekuritas (AK) net buy Rp 14,7 miliar.
Asing juga memborong saham anak usaha Bumi Resources (BUMI) ini. Di mana asing net buy saham BRMS Rp 29,5 miliar pada 11 Oktober.
Sementara itu, CGS International Sekuritas dalam trading idea untuk perdagangan 14 Oktober ini merekomendasikan saham BRMS spec buy dengan support 268.
“Cutloss jika break di bawah 262. Jika tidak break di bawah 268, potensi naik ke 280-286 short term,” sebut ulasan CGS International, Senin (14/10/2024) pagi.
Sugiman Halim
Bumi Resources Minerals (BRMS) merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten Grup Bakrie dan Salim.
Per 30 Agustus 2024, jumlah pemegang saham BRMS sebanyak 37.716 pemegang saham. Jumlahnya hampir saham dengan bulan sebelumnya yang saat itu sebesar 37.905 pemegang saham.
Terdapat nama investor individu alias ritel yang menguasai saham Bumi Minerals dalam jumlah yang besar. Dia adalah Sugiman Halim.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Sugiman Halim merupakan investor lokal yang beralamat di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta. Pantai Mutiara sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan elite.
Per 30 Agustus 2024, Sugiman Halim menguasai 10.415.555.888 (7,35%) saham Bumi Minerals (BRMS). Terpantau berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Sugiman Halim menggenggam saham BRMS dengan bantuan broker Semesta Indovest dan Mandiri Sekuritas.
Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Okt 2024 | 08:33 WIB





0 comments:
Posting Komentar