JAKARTA, investor.id - Emiten teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikeluarkan dari perhitungan FTSE Global Equity Index kategori large cap. Namun kemudian dimasukkan ke kategori mid cap.
Hal tersebut merupakan hasil dari review semi-annual yang dilakukan FTSE. “Perubahan ini akan efektif pada 23 September 2024,” jelas pengumuman FTSE dikutip Senin (23/9/2024).
Saham GOTO sendiri pada perdagangan Jumat (20/9/2024) pekan lalu ditutup stagnan di Rp 63. Sebanyak 11,11 miliar saham GOTO ditransaksikan, frekuensi 27.123 kali, dan nilai transaksi Rp 692,53 miliar.
Saham GOTO deras dijual asing. Di mana asing mencatatkan net sell mencapai Rp 139 miliar pada perdagangan 20 September. Kendati demikian, saham GOTO telah melejit 18,87% dalam periode satu bulan terakhir.
Sementara itu, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) sendiri telah mengumumkan update terkait kemitraan strategis dengan Alibaba. Kolaborasi ini akan menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi Alibaba Cloud untuk mendukung keseluruhan ekosistem GOTO.
Penguatan kemitraan strategis ini sekaligus mengukuhkan komitmen Alibaba sebagai investor jangka panjang GOTO. Kemitraan ini akan dilakukan selama 5 tahun, dengan komitmen Alibaba untuk mempertahankan kepemilikan saham GOTO selama periode kemitraan tersebut. Per 31 Agustus 2024, Alibaba Group memiliki 88.531.124.993 saham seri A GOTO.
Terkait komitmen Alibaba mempertahankan saham GOTO, Mandiri Sekuritas dalam ulasannya 18 September pagi merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga Rp 125.
Tencent
Setelah pengumuman kemitraan dengan Alibaba, GOTO juga melakukan kemitraan dengan Tencent, perusahaan teknologi global asal China.
Melalui kolaborasi ini, Tencent Cloud akan menyediakan rangkaian lengkap solusi infrastruktur cloud dan layanan digital yang komprehensif untuk bisnis GoTo.
Sebagai bagian dari kemitraan yang berjangka waktu lima tahun, GoTo akan memanfaatkan teknologi dan layanan Platform as a Service (PaaS) dari Tencent Cloud untuk mendukung ekosistem perseroan secara menyeluruh.
Tim engineering GoTo akan bekerja sama dengan para ahli layanan dan infrastruktur internal Tencent Cloud untuk mengembangkan teknologi lebih lanjut, sehingga memungkinkan perusahaan terus meningkatkan penawaran GOTO, sekaligus memperkuat produk yang berfokus pada konsumen dan memperkuat pengalaman para pengguna.
Berbagai layanan serta posisi GoTo sebagai ekosistem digital terbesar di Indonesia, akan semakin diperkuat oleh kehadiran server Tencent Cloud yang berlokasi di Indonesia.
Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Sep 2024 | 07:53 WIB





0 comments:
Posting Komentar