Super Kawaii Cute Cat Kaoani

Senin, 23 September 2024

Saham Bumi Resources (BUMI) & Bukit Asam (PTBA) Panas, Ada Apa?

 


JAKARTA, investor.id - Sejumlah saham emiten batu bara memanas pada sesi I perdagangan 23 September 2024. Di antaranya, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Saham Bumi Resources (BUMI) di sekitar pukul 09.52 WIB ada di Rp 121 atau +4,31%. Sedangkan saham Bukit Asam (PTBA) +3,05% ke Rp 3.040.

Saham Bukit Asam dengan kode PTBA juga sempat melonjak 6,12% pada perdagangan Jumat, 20 September pekan lalu.

Sementara itu, Research and Development ICDX Girta Yoga memprediksi harga batu bara diselimuti tren bullish pada pekan iniHal itu ditopang oleh sentimen positif dari China.

Yoga mengatakan, permintaan batu bara China berpotensi meningkat dalam jangka pendek dipicu oleh gangguan produksi. Hal itu akibat curah hujan tinggi yang melanda negara konsumen batu bara terbesar pertama dunia.

“Ditambah lagi, persiapan pasokan jelang berlangsungnya libur perayaan ‘Golden Week’ di China pada 1-7 Oktober mendatang di tengah gangguan produksi akibat hujan lebat dan pemeliharaan di beberapa jalur kereta transportasi batu bara,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, akhir pekan lalu.

Namun, lanjut Yoga, harga batu bara menghadapi hambatan dari permintaan batu bara India. Hal itu karena rencana ambisius pemerintah India untuk meningkatkan produksi batu bara domestik dari 982 juta ton menjadi lebih dari 1,5 miliar ton pada tahun 2030.

Ditambah lagi, Yoga mengatakan, harga gas alam pekan ini berpotensi bergerak stabil cenderung bearish karena prakiraan cuaca yang hangat berpotensi mengurangi permintaan pemanas maupun pendingin ruangan. “Biasanya permintaan gas alam mengalami tren menurun selama bulan September dan Oktober,” ucapnya.

Harga Batu Bara

Sementara itu, harga batu bara kembali membara pada Jumat (20/9/2024). Hal itu berkat persiapan pasokan jelang berlangsungnya libur perayaan ‘Golden Week’ di China. Harga batu bara Newcastle untuk September 2024 stagnan di US$ 139,5 per ton. Sedangkan Oktober 2024 meningkat US$ 2,25 menjadi US$ 139 per ton. Sementara itu, November 2024 terkerek US$ 1,75 menjadi US$ 139,75 per ton.

Penguatan harga batu bara tentu bisa menjadi katalis positif bagi emiten batu bara seperti Bumi Resource (BUMI) dan Bukit Asam (PTBA).

Harga batu bara Rotterdam untuk September 2024 naik 0,1% menjadi US$ 114,35. Sedangkan, Oktober 2024 terkerek US$ 1,55 menjadi US$ 112,35. Sedangkan pada November 2024 meningkat US$ 1,95 menjadi US$ 112,7.


Berita ini dikutip dari : Investor Daily
Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Sep 2024 | 10:03 WIB

0 comments:

Posting Komentar